Ncie and Riie
Rabu, 16 Januari 2013
Sabtu, 08 Desember 2012
Menghargai Nilai Waktu
from : Anne Ahira Newsletter
to : Deasy Sam
Dear Deasy yang selalu tepat waktu,
Masa lalu tidak dapat kita ubah. Itu
sebabnya waktu begitu amat bernilai.
Renungkanlah, di umur Anda saat ini,
apa saja yang sudah Anda perbuat dan
hasilkan?
waktu 1 atau 5 menit saja bisa sangat
berarti. Sudah banyak pebisnis yang
kehilangan proyek karena terlambat
datang ke sebuah pertemuan bisnis
akibat pesawat yang tertunda
keberangkatannya.
Jadi daripada Anda memikirkan apa
yang dapat Anda lakukan dengan ukuran
uang, pikirkan dalam ukuran waktu.
Memandang pekerjaan Anda dari sudut
pandang ini dapat mengubah cara Anda
dalam mengatur waktu.
to : Deasy Sam
Dear Deasy yang selalu tepat waktu,
Masa lalu tidak dapat kita ubah. Itu
sebabnya waktu begitu amat bernilai.
Renungkanlah, di umur Anda saat ini,
apa saja yang sudah Anda perbuat dan
hasilkan?
Karena, Charles Spezzano dalam buku
'What to Do Between Birth and Death'
mengatakan bahwa sebenarnya orang
tidak membayar barang dan jasa dengan
uang mereka, tetapi mereka
membayarnya dengan waktu.
'What to Do Between Birth and Death'
mengatakan bahwa sebenarnya orang
tidak membayar barang dan jasa dengan
uang mereka, tetapi mereka
membayarnya dengan waktu.
Jika Anda berkata pada diri sendiri,
dalam lima tahun, saya akan memiliki
cukup uang untuk membeli rumah itu,
sebenarnya Anda sedang mengatakan
bahwa harga rumah itu adalah sebanyak
lima tahun, yaitu seperdua belas usia
dewasa Anda. Ungkapan menghabiskan
waktu bukanlah kiasan. Itulah cara
kehidupan berputar.
Bagi seseorang di industri tertentu,dalam lima tahun, saya akan memiliki
cukup uang untuk membeli rumah itu,
sebenarnya Anda sedang mengatakan
bahwa harga rumah itu adalah sebanyak
lima tahun, yaitu seperdua belas usia
dewasa Anda. Ungkapan menghabiskan
waktu bukanlah kiasan. Itulah cara
kehidupan berputar.
waktu 1 atau 5 menit saja bisa sangat
berarti. Sudah banyak pebisnis yang
kehilangan proyek karena terlambat
datang ke sebuah pertemuan bisnis
akibat pesawat yang tertunda
keberangkatannya.
Jadi daripada Anda memikirkan apa
yang dapat Anda lakukan dengan ukuran
uang, pikirkan dalam ukuran waktu.
Memandang pekerjaan Anda dari sudut
pandang ini dapat mengubah cara Anda
dalam mengatur waktu.
Menunda Kesenangan Demi Keberhasilan
from : Anne Ahira Newsletter
to : Deasy Sam
"Ubah hidup Anda hari ini. Jangan
bertaruh pada masa depan, lakukan
sekarang, jangan tunda lagi" - Simone
de Beauvoir
Dear Deasy,
Seseorang akan sulit berhasil jika ia
suka menunda-nunda pekerjaan. Tapi
saya yakin Anda bukanlah orang yang
demikian.
Laksamana Laut Amerika, Willian
Halsey mengatakan, "Segala masalah
akan menjadi lebih kecil jika Anda
tidak menghindarinya, tetapi
menghadapinya."
Penundaan merupakan pupuk yang
menghambat pertumbuhan. Jika Anda
terlalu lama membuat keputusan untuk
sebuah peluang yang tiba-tiba datang,
peluang itu akan hilang.
Lihatlah hasil akhir dari sebuah
pekerjaan, agar Anda terpacu untuk
tidak menundanya.
Jangan habiskan waktu Anda
mengerjakan tugas-tugas yang tidak
penting atau tidak perlu. Jika tidak
penting, jangan sekedar menundanya,
hapuskan saja tugas itu.
John C. Maxwell menyarankan Anda
untuk memilah lagi pekerjaan yang
perlu diprioritaskan.
Telaahlah apakah tugas tersebut
memberi manfaat finansial? Apakah hal
itu akan membuka jalan untuk sesuatu
hal lain yang lebih baik? Apakah hal
itu bisa memberikan Anda pengembangan
atau pencapaian yang lebih besar?
Atau apakah penyelesaian tugas itu
bisa melegakan Anda secara emosional?
Jika Anda mendapatkan semua alasanmemberi manfaat finansial? Apakah hal
itu akan membuka jalan untuk sesuatu
hal lain yang lebih baik? Apakah hal
itu bisa memberikan Anda pengembangan
atau pencapaian yang lebih besar?
Atau apakah penyelesaian tugas itu
bisa melegakan Anda secara emosional?
positifnya, Anda telah berada di
jalur yang benar. Mulailah bergerak
maju dan bertindaklah secara cepat
dan efektif.
Minggu, 01 April 2012
Kesendirian Tidak Selalu Mematikan!
Ditulis Oleh : Anne Ahira
Untuk : Deasy
Deasy, banyak orang yang tidak menyukai kesendirian,
karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan
melelahkan.
'Sendiri oh sendiri'... Ternyata hal remeh ini bisa
menjadi masalah besar bagi sebagian orang!
Apakah Deasy termasuk yang demikian? :-)
Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal
yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol
kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran,
sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan!
Kesendirian bisa memiliki dua makna...
Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya,
tanpa ada orang di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk
perasaan saja.
Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun
merasakan kesunyian. Mungkin Deasy pernah mengalami
hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan
rekan kerja, sahabat, keluarga, atau pacar? :-) dan lain
sebagainya..!
Satu hal yang perlu Deasy ingat, kesendirian dengan arti
apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu
mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan
segala situasinya.
Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih
bermakna? Lakukan hal berikut :
1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif
yang sangat Deasy sukai, misalnya dengan membaca,
menulis, olahraga, menyanyi? :-) Apapun kesukaan
Deasy. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih
menyenangkan!
2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi
impian Deasy dan belum sempat dilakukan. Deasy bisa
membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman
dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.
Percaya, cara ini akan menyadarkan Deasy akan
sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya.
Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi
menyenangkan? ;-)
3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang
keinginan yang ingin Deasy wujudkan selagi masih
hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali
'keinginan gila' saat Deasy masih kecil? Atau mimpi-
mimpi lain yang belum terlaksanakan?
Saat itu Deasy akan sadar, ternyata banyak sekali
hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!
4. Dan yang terakhir.... Sebenarnya ini merupakan hal
*utama* dan yang pertama yang harus Deasy lakukan...
Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri Deasy.
Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat
keberadaan Deasy di dunia.
Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin
kokoh kemampuan Deasy mengarungi kehidupan,
dengan segala situasinya.
Intinya, jangan biarkan Deasy terjebak dalam kesendirian
dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya
berlarut-larut, hingga membuat Deasy putus asa.
Kalau Deasy mau membuka mata, kita sebenarnya tidak
pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar
kita.
Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa Deasy
jadikan teman, dan ajak bicara!
Jika Deasy mau terbuka, dalam kesendirian Deasy bisa
merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian Deasy bisa
menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian,
dan memaksimalkan potensi yang Deasy miliki.
Dalam kesendirian pula Deasy bisa mengungkap
kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan
ego yang seringkali Deasy temukan di keramaian!
Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan
saja kepada setiap orang, termasuk kepada Deasy.
Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini Deasy sedang
dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri',
Deasy harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya
mematikan!
Kelola-lah perasaan Deasy dengan baik, dan buatlah
kesendirian menjadi lebih bermakna. :-)
Untuk : Deasy
Deasy, banyak orang yang tidak menyukai kesendirian,
karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan
melelahkan.
'Sendiri oh sendiri'... Ternyata hal remeh ini bisa
menjadi masalah besar bagi sebagian orang!
Apakah Deasy termasuk yang demikian? :-)
Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal
yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol
kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran,
sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan!
Kesendirian bisa memiliki dua makna...
Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya,
tanpa ada orang di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk
perasaan saja.
Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun
merasakan kesunyian. Mungkin Deasy pernah mengalami
hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan
rekan kerja, sahabat, keluarga, atau pacar? :-) dan lain
sebagainya..!
Satu hal yang perlu Deasy ingat, kesendirian dengan arti
apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu
mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan
segala situasinya.
Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih
bermakna? Lakukan hal berikut :
1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif
yang sangat Deasy sukai, misalnya dengan membaca,
menulis, olahraga, menyanyi? :-) Apapun kesukaan
Deasy. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih
menyenangkan!
2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi
impian Deasy dan belum sempat dilakukan. Deasy bisa
membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman
dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.
Percaya, cara ini akan menyadarkan Deasy akan
sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya.
Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi
menyenangkan? ;-)
3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang
keinginan yang ingin Deasy wujudkan selagi masih
hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali
'keinginan gila' saat Deasy masih kecil? Atau mimpi-
mimpi lain yang belum terlaksanakan?
Saat itu Deasy akan sadar, ternyata banyak sekali
hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!
4. Dan yang terakhir.... Sebenarnya ini merupakan hal
*utama* dan yang pertama yang harus Deasy lakukan...
Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri Deasy.
Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat
keberadaan Deasy di dunia.
Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin
kokoh kemampuan Deasy mengarungi kehidupan,
dengan segala situasinya.
Intinya, jangan biarkan Deasy terjebak dalam kesendirian
dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya
berlarut-larut, hingga membuat Deasy putus asa.
Kalau Deasy mau membuka mata, kita sebenarnya tidak
pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar
kita.
Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa Deasy
jadikan teman, dan ajak bicara!
Jika Deasy mau terbuka, dalam kesendirian Deasy bisa
merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian Deasy bisa
menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian,
dan memaksimalkan potensi yang Deasy miliki.
Dalam kesendirian pula Deasy bisa mengungkap
kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan
ego yang seringkali Deasy temukan di keramaian!
Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan
saja kepada setiap orang, termasuk kepada Deasy.
Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini Deasy sedang
dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri',
Deasy harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya
mematikan!
Kelola-lah perasaan Deasy dengan baik, dan buatlah
kesendirian menjadi lebih bermakna. :-)
Hargai Apa Yang Kita Miliki
Ditulis oleh: Anne Ahira
Untuk : Deasy
Pernahkah Deasy mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!
Sekarang, coba Deasy bayangkan sejenak....
......Deasy menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Deasy melihat
atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Deasy tidak bisa
melihat indahnya dunia, Deasy tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Deasy tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Deasy? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Deasy renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
Untuk : Deasy
Pernahkah Deasy mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!
Sekarang, coba Deasy bayangkan sejenak....
......Deasy menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Deasy melihat
atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Deasy tidak bisa
melihat indahnya dunia, Deasy tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Deasy tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Deasy? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Deasy renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
SALAH , BENAR , EMOSIONAL DAN TOLAK UKUR DIRI
Semakin ingin menunjukan diri kita agar diakui, dihormati,
maka semakin tertekan, tegang dan melelahkan bathin, dan biasanya makin
tak disukai.
Tak jujur adalah penjara, yang membuat diri dicekam takut terbongkar, mudah untuk berdusta, nikmat apapun tak akan ternikmati, maka jujur adalah hidup merdeka.
Hati yang bersih akan peka terhadap ilmu, apapun yang dilihat, didengar, dirasakan jadi samudera ilmu yang membuatnya kian bijak, arif dan tepat dalam menyikapi hidup ini
Mustahil semua orang akan menyukai kita — walau kita berbuat baik semaksimal mungkin. Tak usah aneh dan kecewa, terus saja berbuat yang terbaik, karena itulah yang kembali kepada kita.
Keberanian untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu
Konflik biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi benar, Insya Allah akan mudah cari solusi.
Orang yang paling mulia diantara manusia adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling siap menghadapinya dengan bekal amal shalih.
Yang penting bagi pimpinan bukan memaksa anggotanya menaati kepada perintahnya, tapi membuat paham apa yang terbaik yang harus dilakukannya dengan penuh kesadaran.
Sikap emosional merupakan ciri belum terampil mengendalikan diri. Bagaimana mungkin dapat mengendalikan orang lain dengan baik, bila diri sendiri kurang terkendali.
Tak jujur adalah penjara, yang membuat diri dicekam takut terbongkar, mudah untuk berdusta, nikmat apapun tak akan ternikmati, maka jujur adalah hidup merdeka.
Hati yang bersih akan peka terhadap ilmu, apapun yang dilihat, didengar, dirasakan jadi samudera ilmu yang membuatnya kian bijak, arif dan tepat dalam menyikapi hidup ini
Mustahil semua orang akan menyukai kita — walau kita berbuat baik semaksimal mungkin. Tak usah aneh dan kecewa, terus saja berbuat yang terbaik, karena itulah yang kembali kepada kita.
Keberanian untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu
Konflik biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi benar, Insya Allah akan mudah cari solusi.
Orang yang paling mulia diantara manusia adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling siap menghadapinya dengan bekal amal shalih.
Yang penting bagi pimpinan bukan memaksa anggotanya menaati kepada perintahnya, tapi membuat paham apa yang terbaik yang harus dilakukannya dengan penuh kesadaran.
Sikap emosional merupakan ciri belum terampil mengendalikan diri. Bagaimana mungkin dapat mengendalikan orang lain dengan baik, bila diri sendiri kurang terkendali.
HUKUM KEHIDUPAN
Dari pelajaran IPA diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari
SELAMAT MEMBACA
SEMOGA BERMANFAAT
Hukum kehidupan
NO 1 HUKUM KELEMBAMAN
Hukum newton 1 atau biasa disebut hukum kelembaman. Kurang lebih hukum itu berisi :
Sebuah benda yang diam cenderung untuk terus diam, sebaliknya sebuah benda yang bergerak cenderung terus bergerak. (hukum newton 1)
Ada seorang yang aktivitas ia kerjakan dalam waktu relative singkat. Nampaknya tidak ada satu detikpun yang ia sia-siakan, aktivitasnya produktivitas itu sendiri. Dari mulai membaca buku, menghadiri majelis ilmu, bersekolah, berolahraga, memberikan motivasi bagi orang lain, berorganisasi, membuat karya dll. Pokoknya yang hal-halnya itu bermanfaat dengan waktu yang sama 24 jam setiap hari. Dan juga ada yang sebalinya dari itu. Hanya menghabiskan modal waktunya di depan computer main games, nonton tv yang tidak layak untuk ditonton, facebookan terus, itu adalah hal-hal yang tidak bermanfaat, saat sekolah pun diikuti dengan setengah hati dan tidak dinikmati, saat guru menjelaskan materi, pikirannya entah melayang kemana.
Hukum newton 1 diatas bahwa teorinya saat kita berdiam diri, maka akan sulit rasanya memulai sebuah aktivitas yang bermanfaat, misalnya mengerjakan tugas dari guru, belajar,dll. Seakan ada belenggu yang begitu kuat menahan kita untuk beraktivitas, atau mungkin hadir lintasan pikiran,,,,, Aahhhh,,,,,,,,,nanti sajalah, kan masih ada waktu,,!!!. Penyakit ini sering sekali pada saya.
Saya pernah ditanya sama temen perempuan yaitu erni.
Erni : "nciie,,udah belum ngerjain tugas TKJ..??"
Ncie :"belum... gmna ntarr adjaa ahh....!!!"
Setelah beberapa hari kemudian saya pun belum juga ngerjain tugas TKJ. Nah ternyata pada sore hari saya enggak sempat untuk menjadwal buat hari esok, karena bermain,,,hhhe JJJ
Lalu malam hari nya pun saya menjadwal jam 21.00 WIB, saya baru ingat bahwa besok ada pelajaran TKJ, pada malam itu pun saya langsung ngerjain tugas TKJ, sampe jam 01.00 WIB,,pokoknamah llliiiieeeuuuurrrr ngerjain tugas TKJ malam-malam, tapi akhirnya sia-sia pekerjaanku itu, ngg BALANCE,,,,,,,klo pelajaran TKJ salah satu.,,,pasti salah semua,,hhuuhh ngerjain TKJ dari jam 21.00s/d 01.00,,sia-sia. Sempat terpikir dalam pikiranku “besok jangan sekolahlah soalnya tugas akuntansinya ngg balance”, tapi bagaimanapun saya harus sekolah, setelah saya piker-pikir coba saya ngerjainnya dari kemarin-kemarin mungkin saya bisa menanyakan ke kakak saya,,matapun berat untuk membuka mata, dan akhirnya saya memutuskan untuk tidur. Tidur saya tidak nyenyak karena kepikiran tugas TKJ………dalam pikiranku “gimana ia besok”……”gimana ia besok, sementara tugasnya juga ngg balance “.
Lalu saya bengun pagi, pagi itu saya berangkat sekolah, setelah samapai disekolah, duduk dibangku membaca Asmaul Husna with my friend. Guru TKJpun berjalan dengan gagahnya, berani dan berwibawa, guru TKJ, pak Dini.R.E pun membuka pintu kelas, jantungku berdeyut kencang, seperti genderang yang mau perang, pikiran pun tak karuan, pada pelajran TKJ hari itu perasaanku tegang banget, setelah itu dipanggil satu persatu, saat bagian saya dipanggil kedepan, rasanya saya itu sulit untuk melangkah, ngg tau kenapa langkah kaki akupun lelet banget kaya jalan kura-kura,,mungkin jika dibandingkan jalannya cepettan kura-kura,,kli iiiaa,,hhheJJ..lalu buku saya di kedepannkan, setelah diperiksa sama pak Dini banyak yang salah,,ohhhh tiiidaakkk LL saat itu saya pengen nangis…
Setelah saya pikir-pikir pekerjaan itu jangan ditunda-tunda, harus langsung kita kerjakan, kata-kata ini tuh harus dibuang kedalam pikiran kita “ Gimana ntarr”,,,,,tapi ntar tanggung resiko sendiri “ gimana ntar”,,,iia ngg..!!.
Sering kali saya memanfaatkan hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti terlalu banyak tidur, main games, facebook.kan, tidur tidak teratur, dan menganggap “ SEPELE “ tugas, sampai melupakan amanah dan tanggung jawab, jika hal ini melanda kita berhati-hatilah.
1. Hati-hati dengan pikiranmnu karena ia akan menjadi perkataanmu
2. Hati-hati dengan perkataanmu karena ia akan menjadi perbuatanmu
3. Hati-hati dengan perbuatanmu karena ia akan menjadi kebiasaanmu
4. Hati-hati dengan kebiasaanmu karena ia akan menjadi karaktermu
5. Hati-hati dengan karaktermu karena ia akan menjadi nasibmu
Apa sih maksud ini ?
Hey kawan, maksud dari ini adalah kita itu harus memikirkan sesuatu untuk hal-hal yang positif/ yang bermanfaat, pasti kita bakalan menjadi orang sukses. Jangan terlalu tergantung kepada nasib, nasib juga masih bisa diubah oleh kita.
Kunci untuk menjadi orang sukses
ü Belajar
ü Disiplin
ü Bekerja keras
ü Ber-do’a
itu menurut pendapatku,,so menurut kamu mungkin berbeda.
Hey kawan, mau kah kamu menjadi orang pengangguran, yang masih tergantung kepada orang tua kita ?
Tentu saja kita tidak mau,,
Okk,,kalau kita tidak mau mari kita manfaatkan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.
Pertama kita harus mempunyai prinsif,
Prinsif hidup kita apa sih ?
Setelah mempunyai prinsif lalu yang kedua mencari motivasi hidup kita. Bisa dengan :
Kata guruku “klo kalaian mau menjadi orang sukses kalian harus mempunya target”. Setalah saya membuat saya membuat target harian memang awalnya susah untuk mentaati target harian itu, setelah beberapa minggu, beberapa bulan, lalu saya tidak terpaku lagi sama target harian itu. Terkadang saya juga tidak terpaku oleh target itu, misalnya jam 12.15 WIB waktu sholat dzuhur, tapi saya bilang ntar aacchh bentar lagii, echh dan akhirnya sudah jam 12.30 WIB jadinya tidak tepat waktu, sebenarnya target harian itu melatih kita untuk disiplin, harus menghargai waktu.
“pergunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya, karena dengan mempergunakan waktu sebaik-baiknya, hidup akan terasa lebih bermanfaat”
Coba kita membuat target harian, pasti awalnya susah, susah banget, tapi kembali lagi kepada diri kita sendiri
Apakah kita mau menjadi orang yang tidak bermanfaat ?
Tentunya kita tidak mau kan…!
Saya yakin kita itu mau kan menjadi orang yang bermanfaat bagi, keluarga, teman, agama, bangsa maupun Negara.
Apakah kita ngg mau menjadi orang sukses ?
Tentunya kita juga ngg maukan menjadi orang yang tidak sukses, siapa sih yang ngg mau sukses di dunia maupun diakhirat.
Yang ngg mau sukses di dunia maupun di akhirat ngacung di Alun-alun,,hhhehehehe
“Man jadda wa jadda” barang siapa yang bersungguh sungguh maka ia akan mendapatkannya.
NO 2 HUKUM SEBAB AKIBAT
Setiap peristiwa dijagat raya ini adalah potongan-potongan mozaik, berserakan disana-sini tersebar dalam rentangan waktu dan ruang-ruang namun ia akan bersatu perlahan-lahan membangun siapa diri kita, lalu apa yang kita kerjakan dalam hidup kita ini, yang akan bergema dalam keabadian.
Hukum sebab akibat tidak hanya berlaku secara pasti dalam ilmu eksak saja namun berlaku pula dalam kehidupan. Sehari-hari, sebuah peribahasa yang sering kita dengar “ siapa yang menanam dia yang memetik “
Atau “berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
" sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya seseudah kesulitan itu ada kemudahan, maka apabila kamu telah selesai ( dari sesuatu urusan ) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada tuhanmulah hendaknya kamu berharap"
(Q.S. Insyirah 5-8)
Cepat atau lambat, setiap kebaikan yang kita lakukan akan membuahkan hasil, begitu juga dengan kejelekan yang kita lakukan cepat atau lambat pasti akan terbongkar.
SELAMAT MEMBACA
SEMOGA BERMANFAAT
Hukum kehidupan
NO 1 HUKUM KELEMBAMAN
Hukum newton 1 atau biasa disebut hukum kelembaman. Kurang lebih hukum itu berisi :
Sebuah benda yang diam cenderung untuk terus diam, sebaliknya sebuah benda yang bergerak cenderung terus bergerak. (hukum newton 1)
Ada seorang yang aktivitas ia kerjakan dalam waktu relative singkat. Nampaknya tidak ada satu detikpun yang ia sia-siakan, aktivitasnya produktivitas itu sendiri. Dari mulai membaca buku, menghadiri majelis ilmu, bersekolah, berolahraga, memberikan motivasi bagi orang lain, berorganisasi, membuat karya dll. Pokoknya yang hal-halnya itu bermanfaat dengan waktu yang sama 24 jam setiap hari. Dan juga ada yang sebalinya dari itu. Hanya menghabiskan modal waktunya di depan computer main games, nonton tv yang tidak layak untuk ditonton, facebookan terus, itu adalah hal-hal yang tidak bermanfaat, saat sekolah pun diikuti dengan setengah hati dan tidak dinikmati, saat guru menjelaskan materi, pikirannya entah melayang kemana.
Hukum newton 1 diatas bahwa teorinya saat kita berdiam diri, maka akan sulit rasanya memulai sebuah aktivitas yang bermanfaat, misalnya mengerjakan tugas dari guru, belajar,dll. Seakan ada belenggu yang begitu kuat menahan kita untuk beraktivitas, atau mungkin hadir lintasan pikiran,,,,, Aahhhh,,,,,,,,,nanti sajalah, kan masih ada waktu,,!!!. Penyakit ini sering sekali pada saya.
Saya pernah ditanya sama temen perempuan yaitu erni.
Erni : "nciie,,udah belum ngerjain tugas TKJ..??"
Ncie :"belum... gmna ntarr adjaa ahh....!!!"
Setelah beberapa hari kemudian saya pun belum juga ngerjain tugas TKJ. Nah ternyata pada sore hari saya enggak sempat untuk menjadwal buat hari esok, karena bermain,,,hhhe JJJ
Lalu malam hari nya pun saya menjadwal jam 21.00 WIB, saya baru ingat bahwa besok ada pelajaran TKJ, pada malam itu pun saya langsung ngerjain tugas TKJ, sampe jam 01.00 WIB,,pokoknamah llliiiieeeuuuurrrr ngerjain tugas TKJ malam-malam, tapi akhirnya sia-sia pekerjaanku itu, ngg BALANCE,,,,,,,klo pelajaran TKJ salah satu.,,,pasti salah semua,,hhuuhh ngerjain TKJ dari jam 21.00s/d 01.00,,sia-sia. Sempat terpikir dalam pikiranku “besok jangan sekolahlah soalnya tugas akuntansinya ngg balance”, tapi bagaimanapun saya harus sekolah, setelah saya piker-pikir coba saya ngerjainnya dari kemarin-kemarin mungkin saya bisa menanyakan ke kakak saya,,matapun berat untuk membuka mata, dan akhirnya saya memutuskan untuk tidur. Tidur saya tidak nyenyak karena kepikiran tugas TKJ………dalam pikiranku “gimana ia besok”……”gimana ia besok, sementara tugasnya juga ngg balance “.
Lalu saya bengun pagi, pagi itu saya berangkat sekolah, setelah samapai disekolah, duduk dibangku membaca Asmaul Husna with my friend. Guru TKJpun berjalan dengan gagahnya, berani dan berwibawa, guru TKJ, pak Dini.R.E pun membuka pintu kelas, jantungku berdeyut kencang, seperti genderang yang mau perang, pikiran pun tak karuan, pada pelajran TKJ hari itu perasaanku tegang banget, setelah itu dipanggil satu persatu, saat bagian saya dipanggil kedepan, rasanya saya itu sulit untuk melangkah, ngg tau kenapa langkah kaki akupun lelet banget kaya jalan kura-kura,,mungkin jika dibandingkan jalannya cepettan kura-kura,,kli iiiaa,,hhheJJ..lalu buku saya di kedepannkan, setelah diperiksa sama pak Dini banyak yang salah,,ohhhh tiiidaakkk LL saat itu saya pengen nangis…
Setelah saya pikir-pikir pekerjaan itu jangan ditunda-tunda, harus langsung kita kerjakan, kata-kata ini tuh harus dibuang kedalam pikiran kita “ Gimana ntarr”,,,,,tapi ntar tanggung resiko sendiri “ gimana ntar”,,,iia ngg..!!.
Sering kali saya memanfaatkan hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti terlalu banyak tidur, main games, facebook.kan, tidur tidak teratur, dan menganggap “ SEPELE “ tugas, sampai melupakan amanah dan tanggung jawab, jika hal ini melanda kita berhati-hatilah.
1. Hati-hati dengan pikiranmnu karena ia akan menjadi perkataanmu
2. Hati-hati dengan perkataanmu karena ia akan menjadi perbuatanmu
3. Hati-hati dengan perbuatanmu karena ia akan menjadi kebiasaanmu
4. Hati-hati dengan kebiasaanmu karena ia akan menjadi karaktermu
5. Hati-hati dengan karaktermu karena ia akan menjadi nasibmu
Apa sih maksud ini ?
Hey kawan, maksud dari ini adalah kita itu harus memikirkan sesuatu untuk hal-hal yang positif/ yang bermanfaat, pasti kita bakalan menjadi orang sukses. Jangan terlalu tergantung kepada nasib, nasib juga masih bisa diubah oleh kita.
Kunci untuk menjadi orang sukses
ü Belajar
ü Disiplin
ü Bekerja keras
ü Ber-do’a
itu menurut pendapatku,,so menurut kamu mungkin berbeda.
Hey kawan, mau kah kamu menjadi orang pengangguran, yang masih tergantung kepada orang tua kita ?
Tentu saja kita tidak mau,,
Okk,,kalau kita tidak mau mari kita manfaatkan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.
Pertama kita harus mempunyai prinsif,
Prinsif hidup kita apa sih ?
Setelah mempunyai prinsif lalu yang kedua mencari motivasi hidup kita. Bisa dengan :
- Bersilaturahmi, dengan orang-orang yang dapat menginspirasi kita, datangilah sahabat2, keluarga, guru, mungkin juga tempat2 yang dapat menginspirasi kita
- Baca buku, hendaknya kita membeli buku yang dapat menginspirasi kita, dan dapat memotivasi kita untuk bergerak
- Membuat target harian, mingguan, bulanan. Orang orang yang sukses bisa menjalani harinya dengan perencanaan yang matang, target yang terukur.
Kata guruku “klo kalaian mau menjadi orang sukses kalian harus mempunya target”. Setalah saya membuat saya membuat target harian memang awalnya susah untuk mentaati target harian itu, setelah beberapa minggu, beberapa bulan, lalu saya tidak terpaku lagi sama target harian itu. Terkadang saya juga tidak terpaku oleh target itu, misalnya jam 12.15 WIB waktu sholat dzuhur, tapi saya bilang ntar aacchh bentar lagii, echh dan akhirnya sudah jam 12.30 WIB jadinya tidak tepat waktu, sebenarnya target harian itu melatih kita untuk disiplin, harus menghargai waktu.
“pergunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya, karena dengan mempergunakan waktu sebaik-baiknya, hidup akan terasa lebih bermanfaat”
Coba kita membuat target harian, pasti awalnya susah, susah banget, tapi kembali lagi kepada diri kita sendiri
Apakah kita mau menjadi orang yang tidak bermanfaat ?
Tentunya kita tidak mau kan…!
Saya yakin kita itu mau kan menjadi orang yang bermanfaat bagi, keluarga, teman, agama, bangsa maupun Negara.
Apakah kita ngg mau menjadi orang sukses ?
Tentunya kita juga ngg maukan menjadi orang yang tidak sukses, siapa sih yang ngg mau sukses di dunia maupun diakhirat.
Yang ngg mau sukses di dunia maupun di akhirat ngacung di Alun-alun,,hhhehehehe
“Man jadda wa jadda” barang siapa yang bersungguh sungguh maka ia akan mendapatkannya.
NO 2 HUKUM SEBAB AKIBAT
Setiap peristiwa dijagat raya ini adalah potongan-potongan mozaik, berserakan disana-sini tersebar dalam rentangan waktu dan ruang-ruang namun ia akan bersatu perlahan-lahan membangun siapa diri kita, lalu apa yang kita kerjakan dalam hidup kita ini, yang akan bergema dalam keabadian.
Hukum sebab akibat tidak hanya berlaku secara pasti dalam ilmu eksak saja namun berlaku pula dalam kehidupan. Sehari-hari, sebuah peribahasa yang sering kita dengar “ siapa yang menanam dia yang memetik “
Atau “berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
" sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya seseudah kesulitan itu ada kemudahan, maka apabila kamu telah selesai ( dari sesuatu urusan ) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada tuhanmulah hendaknya kamu berharap"
(Q.S. Insyirah 5-8)
Cepat atau lambat, setiap kebaikan yang kita lakukan akan membuahkan hasil, begitu juga dengan kejelekan yang kita lakukan cepat atau lambat pasti akan terbongkar.
Langganan:
Komentar (Atom)